PROLOG / THE PROLOGUE

Pengantar / Introduction
Nama RRREC FEST tercipta dari kurator RRREC FEST #1, Henry Foundation dan Nasta Sutardjo, dalam perayaan Decompression #10 ruangrupa’s 10th anniversary. ruangrupa sejak awal selalu dekat dengan dunia musik. Hampir setiap program pameran yang diadakan oleh ruru kerap dibarengi dengan penampilan musisi/band/performer ataupun DJ. Selain sebagai sebuah art space, ruangrupa juga mendukung para penggiat musik untuk mengadakan konser dengan pendekatan artistik yang khas. Program RRREC FEST -ruangrupa Record Music Festival adalah kelanjutan dari aktivitas ruangrupa untuk merayakan musik sebagai salah satu bentuk kesenian dan bagian utuh dari kebudayaan kontemporer di Tanah Air serta negara-negara tetangga.

The festival name, RRREC FEST, was invented by the curators of RRREC FEST #1, Henry Foundation and Nasta Sutardjo; for a sub-event in the Decompression #10 ruangrupa’s 10th anniversary. Since the beginning, ruangrupa has always been closely related to the world of music. Almost every exhibition program organized by ruangrupa is coupled with the appearance of musicians / bands / performers or DJs. In addition, as an art space, ruangrupa also opened his arms to support the musicians / bands / performers in organizing music concerts with artistic approach. RRREC FEST – ruangrupa Record Music Festival is a continuation of the activities adjacent to the world of music, celebrating it as a form of art and a part of contemporary culture of Indonesia and neighboring countries.

 

RRREC FEST #1
Selain merupakan salah satu bagian dari perayaan acara 10 tahun ruangrupa, festival musik ini juga menjadi pesta peluncuran perdana RuRu Records. Dengan dua panggung berbeda, di dalam dan luar ruangan, festival ini menampilkan band-band paling inspiratif lintas genre: indie, pop, new wave, rock, experimental, electronic hingga hip hop. Outdoor area menawarkan suasana festival dengan tingkat keakraban sosial, bersatu dengan ruangrupaLonely Market”, sebuah pasar malam yang menjajakan barang kebutuhan tersier. Sedangkan indoor area menampilkan panggung yang dilengkapi dengan visual, tata lampu dan kamera untuk merekam aksi para musisi di atas pentas. Dokumentasi tersebut kemudian dirilis oleh RuRu Record.

Besides being a part of the 10 Years celebration of ruangrupa anniversary, this music festival also acts as the launching party for RuRu Records. Staged in two different venues, indoors and out, this festival presented the most inspirational bands across various genres: indie, pop, new wave, rock, experimental, electronic, and even hip hop. Outdoor area offered a festive ambience with high level of intimacy, blending with ruangrupa’s “Lonely Market”, a bazaar that caters all your tertiary needs. While the indoor area granted your desire towards a stage complete with visualizations, lighting design, and cameras, ready to record the liveliness of the musicians on stage. RuRu Records then released the documentations of this event.

RRREC FEST #1 featured:
The Upstairs, White Shoes & The Couples Company, The Analog Girl (Singapore), Themilo, Sir Dandy, Mohd Jayzuan (Malaysia), Zeke Khaseli, Ghaust, Bangku Taman, Frau, Efek Rumah Kaca, Racun Kota, Sungsang Lebam Telak, L’Alphalpha, The Kucruts, That’s Rockefeller, Kuno Kini, Kelelawar Malam, Vague Under Lightning Tiger, Whispy Hummers, Jalan Surabaya, The Djembuts, and Kapitalindo.

RRREC FEST #2
Kali ini, RRREC FEST #2 diselenggarakan selama tiga hari di mana pada hari terakhir semua penampilan band tersebar di 5 titik lokasi berbeda di sepanjang jalan Cikini. Salah satunya adalah adalah Kineforum (Taman Ismail Marzuki) yang memutar video-video musik dalam program ‘ruru.mov’. Sama seperti RRREC FEST sebelumnya, acara ini bertujuan untuk mendokumentasikan energi dari sebuah generasi dalam musik, baik secara audio maupun video, sehingga dapat terekam dalam jiwa para penggemar musik yang datang ke acara ini. RRREC FEST #2 juga bermaksud untuk menampilkan musisi dan band independen lokal  dan internasional yang memiliki keunikan, agar dikenal lebih banyak orang. Selain musik, RRREC FEST #2 juga mengikutsertakan berbagai bentuk aktivitas kesenian lainnya berupa: bazaar unik, pameran poster, mural dan stiker, pemutaran video, fotografi, dll. Kurator RRREC FEST #2 adalah The Secret Agents.

This time, RRREC FEST #2 is held in three days, where in the third day all the band performances will be divided in 5 locations alongside Cikini. The fifth venue is Kineforum (at TIM), which is where music related videos are screened, as ‘ruru.mov’ program. The purpose of this event, like the first one, is to document the energy of a generation within the music culture; whether as audio, in video, or to be recorded in the soul of all the music fans whom will be witnessing the event. RRREC FEST #2 also intends to showcase local independent musicians and bands with ‘that special something’, to more people; as well as other Asian and international bands. Besides music, RRREC FEST #2 also engaged all kinds of other creative activities, such as: a unique bazaar, merchandise, posters – murals – stickers exhibitions, video screenings, photography, etc. The curators of RRREC FEST #2 are The Secret Agents.

 

Network
RRREC FEST didedikasikan untuk menemukan, menghasilkan, mempromosikan, menyebarkan, dan menjaga keberlangsungan gagasan kreatif serta potensi yang dimiliki para musisi/band/performer lokal. Kami memilih untuk mengadakan festival musik dengan kesadaran untuk membuat sebuah platform bagi terciptanya suatu meeting point sebagai sebentuk peristiwa tersediri. Festival ini juga merupakan upaya untuk membuka jaringan kerja dengan musisi/band/performer dari wilayah Asia Tenggara dan sekitarnya. RRREC FEST bekerjasama dengan beberapa label rekaman independen lokal, serta media-media alternatif seperti blog dan situs (terutama yang terkait dengan musik).

RRREC Fest is dedicated to the invention, creation and promotion as well as to sustain creative ideas and spirits from local and international musicians/bands/performers. We decided to create music festival based on social and cultural consciousness in order to make a platform in developing meeting point. It is also an effort to open up the network between musician/band/performers around Southeast Asia and other regions. RRREC FEST is also working with / engaging several local independent record labels, as well as alternative medias such as various blogs and websites (especially those focusing on music).